Diamnya Para Sahabat Soal Hadits

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; [arabic-font]وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا، فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ[/arabic-font] "Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaknya
Diamnya Para Sahabat Soal Hadits

Memimpikan Rasulullah SAW

Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :   [arabic-font]وَمَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَمَثَّلُ فِي صُورَتِي[/arabic-font] "Barangsiapa melihatku di
Memimpikan Rasulullah SAW

Berilah Nama Muhammad

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : [arabic-font]سَمُّوا بِاسْمِي وَلَا تَكْتَنُوا بِكُنْيَتِي[/arabic-font] "Berilah nama dengan namaku, namun janganlah memberi kuniyah (gelar) dengan kuniyah
Berilah Nama Muhammad

Syafaat Rasulullah di Alam Barzakh

Pertolongan Rasulullah di barzakh sebagaimana dalam riwayat Shahih Muslim Ketika Rasulullah bertanya tentang seorang wanita yang dalam kebiasaannya selalu menyapu
Syafaat Rasulullah di Alam Barzakh

12 Rabiul Awal: Kegembiraan bagi Kota Madinah

Ketika telah turun izin hijrah, rasulullah memerintahkan para sahabat untuk hijrah kelompok demi kelompok, namun rasulullah sendiri masih bertahan karena
12 Rabiul Awal: Kegembiraan bagi Kota Madinah

Bagaimana Rasulullah Memperlakukan Kaum Fuqara dan Budak Tua

Diriwayatkan di dalam Shahih Al Bukhari dimana ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membagikan harta ghanimah kepada kaum faqir, maka disaat
Bagaimana Rasulullah Memperlakukan Kaum Fuqara dan Budak Tua

Hukum Daulah Islamiyah

Kata-kata daulah islamiyyah tidak pernah ada dalam Islam, Daulah artinya negara, sedangkan Islam tidak pernah bernegara, yang ada adalah khilafah
Hukum Daulah Islamiyah

Marahlah Karena Allah

Orang yang sabar, yang bisa menahan dan mengendalikan amarahnya, ia tidak akan marah kecuali karena hak-hak Allah. Jika berhubungan dengan
Marahlah Karena Allah

استمعوا ـ لهذه القصة، وقولوا : لا حول ولا قوة إلا بالله
Dengarkanlah kisah ini dan ucapkanlah LA HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLAH

ذهب عوف بن مالك الأشجعي إلى رسول الله عليه الصلاة والسلام وقال له: يا رسول الله، إن ابني مالكًا ذهب معك غازيًا في سبيل الله ولم يعد، فماذا أصنع؟ لقد عاد الجيش ولم يعد مالك رضي الله عنه،

Telah datang ke Nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam; Auf bin Malik Al Asyja'i seraya berkata: Wahai utusan Allah, sesungguhnya anakku Malik telah ikut bersama anda berperang di jalan Allah dan ia belum kembali. Apa yang harus aku lakukan sementara seluruh pasukan telah kembali kecuali anakku Malik?.

قال رسول الله عليه الصلاة والسلام: ((يا عوف، أكثر أنت وزوجك من قول: لا حول ولا قوة إلا بالله)).

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda: Wahai Auf, perbanyaklah ucapkan engkau dan istrimu ; La haula wa la quwwata illa billah

وذهب الرجل إلى زوجته التي ذهب وحيدها ولم يعد، فقالت له: ماذا أعطاك رسول الله يا عوف؟ قال لها: أوصاني أنا وأنتِ بقول: لا حول ولا قوة إلا بالله.

(Auf) kembali ke istrinya yang telah ia tinggalkan sendirian. Istrinya bertanya : Apa yang telah Rasulullah berikan kepadamu wahai Auf?. Auf menjawab: Beliau telah mewasiatkan kepadaku dan kepadamu agar memperbanyak penyebutan kalimat: La haula wa la quwwata illa billah.

ماذا قالت المرأة المؤمنة الصابرة؟ قالت: لقد صدق رسول الله عليه الصلاة والسلام ،

Perhatikan jawaban wanita mukminah yang penyabar?. Ia berkata: Sungguh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa Sallam telah benar.

وجلسا يذكران الله بقول: لا حول ولا قوة إلا بالله، وأقبل الليل بظلامه، وطُرِق الباب، وقام عوف ليفتح فإذا بابنه مالك قد عاد، ووراءه رؤوس الأغنام ساقها غنيمة،

Lalu keduanyapun duduk berzikir kepada Allah dengan mengucapkan: La haula wa la Quwwata Illa billah.

Pada saat malam tiba, tiba-tiba saja ada mengetuk pintu rumah lalu Auf membuka dan melihat anaknya Malik depan pintu dan membawa beberapa ekor kambing hasil harta rampasan perang

فسأله أبوه: ما هذا؟ قال: إن القوم قد أخذوني وقيّدوني بالحديد وشدّوا أوثاقي، فلما جاء الليل حاولت الهروب فلم أستطع لضيق الحديد وثقله في يدي وقدمي، وفجأة شعرت بحلقات الحديد تتّسع شيئًا فشيئًا حتى أخرجت منها يديّ وقدميّ، وجئت إليكم بغنائم المشركين هذه،

Ayah Malik (Auf) bertanya pada anaknya: Apa yang terjadi?.
(Malik) bercerita: Sesungguhnya musuh telah menawanku serta mengikat sangat kuat kedua tangan dan kakiku dengan besi yang sangat berat.

Saat tiba malam, aku berusaha melarikan diri tetapi tidak bisa karena rapat dan beratnya rantai rantai besi yang mengikat kedua tangan dan kakiku.

Namun, tiba-tiba aku merasa rantai rantai besi tersebut mulai melebar yang membuatku bisa melepaskan diri lalu aku membawa harta rampasan perang ini.

فقال له عوف: يا بني، إن المسافة بيننا وبين العدو طويلة، فكيف قطعتها في ليلة واحدة؟!

Auf berkata kepada anaknya (Malik): Wahai anakku, sesungguhnya jarak tempuh antara kita sama musuh sangatlah jauh. Maka ceritakan bagaimana bisa engkau menempuhnya dalam semalam?.

فقال له ابنه مالك: يا أبت، والله عندما خرجت من السلاسل شعرت وكأن الملائكة تحملني على جناحيها. سبحان الله العظيم!

Si anak (Malik) menjawab: Wahai ayahku, demi Allah saat aku merasa lepas dari rantai rantai tersebut aku merasa ada Malaikat yang membawaku dengan kedua sayapnya.

Maha Suci Allah Maha Agung!

وذهب عوف إلى رسول الله عليه الصلاة والسلام ليخبره، وقبل أن يخبره قال له الرسول عليه الصلاة والسلام: ((أبشر يا عوف، فقد أنزل الله في شأنك قرآنًا:( وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا *وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا)
اعرف ان لا حول ولا قوة الا بالله كنز من تحت عرش الرحمن
وهي دواء من ٩٩ داء ايسرهم الهم

Auf lalu mendatangi Nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam untuk memberitakan kejadian tersebut.
Namun, Nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam yang lebih dahulu memberitakan padanya: Terimalah berita gembira wahai Auf, sesungguhnya Allah telah menurunkan ayat Alquran dalam perkaramu ini (QS Ath Tholaq (65):2-3:"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah maka Allah akan beri ia jalan keluar(2) Serta memberinya rezki dari tempat yang ia tidak sangka-sangka. Barangsiapa yang bertawakkal (menyerahkan hasil usahanya) kepada Allah maka Allah akan menjadi pencukup baginya. Sesungguhnya Allah pasti menyampaikan segala perkaranya dan Allah telah menentukan segala sesuatu qadarnya(3)".

Ketahuilah bahwa La haula Wa la Quwwata Illa billah adalah harta karun yang tersimpan di bawah Singasana Sang Maha Pemurah dan ia bisa menyembuhkan 99 penyakit dan yang paling ringan adalah demam.

حتى اذا نويت نشر هذا الكلام
انوِي بها خير لعل الله يفرج لك بها كربة من كرب الدنياااا
اذا اتممت القراءه اكتب لا حول ولا قوه الا بالله

Bila anda niat menyebarkan info ini maka niatkan demi kebaikan yang semoga dengannya Allah akan mengeluarkan dari masalah dunia yang sedang anda hadapi.
... BacaTutup