Allah Bersama Orang Sakit, Lapar dan Haus

Diriwayatkan didalam Shahih Muslim dalam salah satu hadits qudsiy bahwa Allah Swt berfirman dihari kiamat kepada para hamba-hambaNya.

“Hamba-hambaKu, Aku sakit kenapa kalian tidak menjenguk-Ku, Aku lapar kenapa kalian tidak memberi-Ku makan, Aku haus dan kalian tidak memberi-Ku minum.”

Maka para hamba-hamba bertanya “wahai Allah, sungguh bagaimana Engkau ini sakit sedangkan Engkau Rabbul Alamin?, bagaimana Engkau lapar sedangkan Engkau Rabbul Alamin?, bagaimana Engkau haus sedangkan Engkau Rabbul Alamin?”

Allah menjawab “hamba-Ku, kau lihat hamba-Ku (fulan) sakit, kau tidak menjenguknya. Kalau seandainya kau menjenguknya saat itu, kau akan temukan Aku bersamanya.”

Maksudnya apa? Bukan Allah ada disamping orang yang sakit, tapi Keridhoan dan Kasih Sayang Allah ada bersama orang yang menjenguk orang yang sakit. (Syarah Nawawi ala Shahih Muslim.)

“Hamba-Ku (fulan) lapar, ia minta padamu makanan dan kau tidak memberinya? apakah kau tidak tahu bahwa hamba-Ku kalau kau beri ia makan maka kau akan temukan Aku bersama orang itu.”

Maksudnya apa? Kau akan mendapatkan cintanya Allah dengan membantu orang yang kelaparan itu.

“Hamba-Ku (fulan) kehausan, ia minta minum padamu dan kau tidak memberinya? kalau kau memberinya saat itu, kelak akan kau temukan Aku bersamanya.”

Demikian sifat – sifat mulia membantu sesama membuka rahasia keridhoan Allah Jalla Wa Alla. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page