Berdagang di Masjid Tidak Untung

Hukum berdagang di lingkungan masjid merupakan hal yang dilarang, sebagaimana belasan hadits shahih merujuk hal ini, sehingga Rasul saw bersabda, “bila ada orang yang berdagang di Masjid maka katakan kepadanya: semoga Allah membuat perdaganganmu tidak beruntung.”

Demikian Rasul saw menjelaskan, karena masjid adalah tempat ibadah, bukan tempat mencari keuntungan duniawi.

Namun ada pendapat para ulama, dikhususkan bagi para pedagang yang berupa asesoris ibadah dan inventaris sunnah, maka hal itu mubah, bahkan di zaman seperti ini ia sudah termasuk menghidupkan sunnah Rasul saw, karena memancing pengunjung masjid untuk membeli hal hal yg berupa sunnah, seperti siwak, minyak wangi, peci, tasbih dan lain lain.

Dan perdagangan seperti ini lebih condong kepada Dakwah dan menarik ummat untuk memakai sunnah, misalnya orang yang masuk masjid untuk shalat, lalu ia melihat penjual siwak atau peci dan lain lain, maka ia membeli untuk dipakai, atau membeli untuk anak anaknya dan lain lain, maka hal ini hal yang sangat mulia.

Namun tentunya jangan sampai didalam masjid, karena akan mengganggu, tapi cukup di pagar masjid atau parkir masjid. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page