Diamnya Para Sahabat Soal Hadits

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا، فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ

“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaknya dia mengambil tempat duduknya di neraka.”

Maka berhati-hatilah dari berdusta atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dengan mengatakan seseuatu dari beliau padahal tidak demikian.

Oleh karena itu jika kita melihat riwayat Shahih Muslim di awal-awal nya adalah ucapan para sahabat yang sebenarnya berat untuk mengucapkan hadits-hadits nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Abu Hurairah RA berkata;

“jika bukan karena aku telah mendengar hadits nabi بَلِّغُوْا عَنِّيْ وَلَوْ آيَةً (sampaikanlah (sesuatu) dariku meskipun satu ayat), maka tidak akan aku mengeluarkan satu hadits pun dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Karena takut dan khawatir jika ada kesalahan atau salah ucap dalam menyampaikan hadits-hadits tersebut. Maka banyak dari para sahabat yang diam dan tidak mau berbicara tentang hadits rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Banyak para sahabat yang tidak meriwayatkan satu hadits pun karena takut termasuk dalam hadits ini, diantaranya yg sangat sedikit meriwayatkan hadits adalah sayyidina Ali bin Abi Thalib Kw dimana jika beliau ingin menyampaikan maka yang beliau lebih banyak menyampaikan adalah ucapannya.

Beliau tidak berani mengucapkan perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam padahal beliau tahu banyak tentang hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. ()

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page