Dzikir Anti Malas Bangun Tahajud

Allah Maha Tahu bahwa orang-orang banyak sulit untuk bangun tahajjud karena sibuknya dalam pekerjaan sehari-harinya, maka Allah jadikan puasa Ramadhan ada waktu untuk makan sahur, untuk apa? Agar nanti setelah Ramadhan mereka lebih mudah sampai pada kemuliaan tahajjud, ruku’ dan sujud berduaan dengan Allah SWT semata, mensucikan mengagungkan namaNya.

Dan Allah SWT berfirman dalam hadits qudsiy riwayat Al Imam Bukhari dan Muslim. Bahwa Allah SWT menyeru di sepertiga malam terakhir pada hamba-hambaNya, “Barangsiapa yang memohon pengampunan Ku maafkan, barangsiapa yang bertaubat Ku terima taubatnya.”

Seruan itu memanggil semua mereka yang mau bertamu kepada Allah di sepertiga malam terakhir. Namun tidaklah para pencinta Allah yang bangun malam untuk shalat tahajjud, meninggalkan kasurnya ranjangnya dan istirahatnya untuk Sang Maha yang paling berhak dicintai, terkecuali orang yang dicintai Allah.

Dawamkan bangun shalat malam, paling tidak setiap hari bangunnya jam setengah empat atau jam empat setel alarmnya, baca dzikir yang diajarkan Rasul SAW kepada Sayyidatuna Fatimah Az Zahra RA riwayat Shahih Al Bukhari, sebelum tidur Rasul SAW mengajarkan membaca tasbih.

33 سُبْحَانَ اللهِ 33 , اَلْحَمْدُلِلهِ 33 , اَللهُ أَكْبَرْ

SubhanAllah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali

Dan diakhiri dengan bacaan.

لَاإِلهَ إِلَّاالله وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهْ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٍ

La ilaha illallah wahdahu la syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir

Kalau tidak hafal bacaan itu, boleh diganti dengan membaca “Allahu Akbar” 34 kali (Allahu akbar ditambah sekali).

Maka orang yang melakukannya sebelum tidur , saat bangun ia akan bangun dengan segar tidak akan bangun dengan lesu, tapi mereka yang lupa atau tidak melakukannya barangkali saat bangun, malas untuk bangun. Ketika ia bangun ia akan merasakan tubuhnya lebih segar dari keagungan rahasia kalimatullah al ‘ulya SWT yang mengantarnya sebelum tidur.

Kalau lupa,  barangkali ketika kita bangun jam tiga atau setengah empat kemudian kita tidur lagi karena malas. Hal itu tidak akan terjadi kalau kita ikuti sebelum tidur kita dengan zikir yang diajarkan kepada Sayyidatuna Fatimah Az Zahra RA. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page