Gambar-gambar Penolak Malaikat

Diriwayatkan didalam Shahih Bukhari Rasul saw bersabda bahwa “malaikat itu tidak masuk ke rumah yang ada gambar dan ada anjingnya”. Para ulama dan muhadditsin mengambil hal yang paling ringan daripada pelarangan atas lukisan ini adalah lukisan orang-orang atau makhluk yang bernyawa yang dilukis secara sempurna dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kalau berupa sketsa saja, tidak (tidak haram). Ada pendapat yang lebih ringan lagi, yaitu apabila gambar-gambar itu adalah gambar yang disembah itulah yang diharamkan dan kalau tidak disembah hukumnya makruh. Kita mengambil pendapat yang ini, cukup kuat tapi diperkuat oleh Al Imam Ibn Hajar Al Asqalani didalam Fathul Baari bisyarah Shahih Bukhari “gambar yang tidak disembah hukumnya makruh,” bukan haram tapi makruh (dibenci).

Masalah gambar adalah gambar yang sempurna, hewan atau manusia. Dari ujung rambut sampai ujung kakinya digambar dengan sempurna. Kalau setengah badan tidak. Foto lepas dari gambar karena foto bukan gambar. Yang dimaksud adalah lukisan tangan, guratan tangan dengan warna, yang dibuat oleh manusia, itu yang disebut lukisan. Yang didalam syari’atul mutaharrah, demikian sebagian ulama kita menjelaskan. Karena dizaman Rasul saw tidak ada foto, maka kamera menjadi ikhtilaf. Maka yang kita pegang adalah kamera bukan hukumnya lukisan karena ia hanya merekam gambar semata dan merekam bayangan. Bayangan yang direkam, bukan guratan tangan dengan warna kulit, dengan warna mata, dengan warna bibir. Ini yang diharamkan tidak boleh dilakukan, yang malaikat tidak masuk ke dalam rumah tersebut.

Tapi Al Imam Ibn Hajar Al Asqalani mengatakan malaikat tidak masuk itu hukumnya makruh. Yang dimaksud malaikat tidak masuk adalah malaikat wahyu yaitu malaikat Jibril as. Karena Imam Ibn Hajar berkata “buktinya malaikat Izrail masuk.” Kalau malaikat tidak boleh masuk rumah yang ada gambarnya, orang tidak bisa mati. Buktinya malaikat Izrail tetep masuk, menunjukkan malaikat masuk terkecuali malaikat wahyu yaitu malaikat Jibril as. Jadi hukumnya makruh tapi ada sebagian yang mengharamkan. Sebagian memakruhkan, tapi yang kita pegang hukumnya makruh.

Sebaiknya gambar lukisan bukan foto disingkirkan dari rumah kita dan kalaupun ada hukumnya makruh dan sebagian mengatakannya haram. Mengenai anjing pun demikian. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page