Hukum Daulah Islamiyah

Kata-kata daulah islamiyyah tidak pernah ada dalam Islam, Daulah artinya negara, sedangkan Islam tidak pernah bernegara, yang ada adalah khilafah islamiyyah. Dari zaman rasulullah tidak pernah ada yang namanya Negara Islam Madinah atau Makkah atau yang lainnya, jadi jika ada yang membicarakan masalah “Daulah Islamiyah”, maka dari awal ucapannya saja salah maka terlebih lagi kedalamnya, jika mau ditelusuri lebih dalam maka akan banyak kita temui bahwa mereka belum memahami Islam dengan baik dan sempurna, karena daulah islamiyyah tidak pernah ada dalam sejarah Islam yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Abdullah bin Ubay bin Salul pembesar munafiq di Madinah dan tetap memimpin Madinah, namun Rasulullah tetap tidak memberontak untuk menjatuhkan kekuasaan Abdullah bin Salul, padahal dia adalah pimpinan munafik yang paling jahat di Madinah, dimana semua rahasia Islam disampaikan kepada kuffar quraisy, namun ia mengaku muslim agar tidak dibunuh dan rasulullah tetap tidak menjatuhkan kekuasaannya, padahal yang benar adalah sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana yang telah difirmankan Allah:

وَالَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَآَمَنُوا بِمَا نُزِّلَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَهُوَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَأَصْلَحَ بَالَهُمْ
(محمد : 2)

“Dan orang-orang mu’min dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.” (QS. Muhammad : 2)

Pemimpin-pemimpin kita Alhamdulillah tidak ada yang melarang kita melakukan shalat atau puasa, tidak ada yang mencelakakan orang islam dan para ulama’. Maka jangan mudah tertipu atau terprovokasi dengan hal-hal yang bisa memicu buruknya citra baik nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Islam adalah agama yang damai dan tidak pernah mencari musuh dan tidak pula suka bermusuhan, tidak suka mencari-cari aib orang lain apalagi aib pemimpin, namun Islam juga tidak akan pernah lari atu mundur dari musuh, Islam buka agama penakut, Islam tidak akan lari karena semburan air, karena muslimin yang kuat imannya dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya peluru pun akan dikejar, bukan dengan emosi, jika marah karena emosi maka disiram air saja akan lari, dan jika dengan iman yang kuat jangankan semprotan air, peluru pun akan dihadapi. Disini harus kita memahami kemuliaan firman Allah:

إِنَّ اللهَ مَعَ الصَّابِرِيْنَ
(البقرة : 153)

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar.” (QS. Al Baqarah : 153)

Maksudnya adalah Allah akan menolong orang-orang yang sabar, namun jika selalu mengandalkan emosi maka yang menjadi penolong adalah syaitan. ()

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page