Karamah Paling Mulia

Habib Munzir Al-Musawa bercerita tentang karamah Habib Umar bin Hafidz yang sangat menonjol adalah Istiqamah beliau yang sangat luar biasa, sangat menjaga amal ibadah yang sekecil-kecilnya, dan tak mau lepas dengan sunnah dimanapun dan kapanpun, beliau shalat ba’diyah jika tak memungkinkan maka shalat ba’diyah di mobil, dzikir selepas shalat masih diteruskan sambil di kendaraan, bahkan di pesawat pun beliau masih tak mau lepas membaca Alqur’annya.

Beliau adalah seorang shalih dan menjaga minimal 5 Juz bacaan Alqur’an setiap malam dalam tahajjudnya, beliau tetap memperbuatnya walau dalam safar (perjalanan).

Suatu waktu saat dalam perjalanan dakwah yg sangat teramat melelahkan, yaitu 12 acara dihari itu, maka ketika semua yg bersama beliau masuk istirahat, kebetulan tempat istirahat beliau bersama jamaah, tidak terpisah sebagaimana biasa.

Maka ketika semua orang rebah seakan tanpa nyawa karena kelelahan, seorang dari mereka bangun dan melihat diantara beberapa orang yang bergelimpangan tak beraturan itu ada sosok yg berdiri dengan mendekatkan Alqur’an ke mata beliau dengan penerangan yang sangat redup, membacanya dengan pelahan dalam shalat tahajjudnya, demikian hingga dekat waktu adzan subuh, baru beliau selesai dari shalat dan munajat, lalu rebah beberapa menit menanti adzan subuh.

Dan banyak lagi karamah beliau merupakan ketaatan yang sangat sulit diikuti kecuali oleh orang orang yg dimuliakan Allah untuk mendapatkannya.

Dan semulia-mulia karamah adalah istiqomah. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page