Maaf Ringankan Serangan Jantung

Para ilmuwan dalam penemuan mutakhirnya menemukan satu penemuan yang menakjubkan bahwa ketika seseorang itu marah atau timbul sifat benci didalam dirinya maka terpancarlah dari dalam tubuhnya hormon-hormone stres, hal itu menimbulkan tuntutan sel-sel otot yang ada di jantung akan oksigen yang berlebihan.

Marahnya seseorang atau bencinya ia pada sesuatu atau benci pada orang lainnya maka itu akan menyebabkan lepasnya hormon-hormon tersebut dan jika itu terjadi akan membuat kebutuhan yang berlebihan atas oksigen pada otot-otot jantungnya, dan oksigen itu tidak bisa dipenuhi oleh paru-parunya.

Berbeda dengan orang yang berlari, jantungnya berdebar cepat tapi tubuhnya bergerak. Tapi kalau tubuhnya tetap diam saja hingga benci dan kemarahannya yang muncul maka jantungnya berdebar dengan keras yang mengakibatkan otot pada jantungnya membutuhkan oksigen yang lebih banyak dan ini tidak bisa dipenuhi oleh paru-parunya.

Lantas apa yang terjadi setelah itu? Itu menyebabkan pengentalan keping-keping darah pada jantung.

Apa yang akan terjadi setelah itu? Itu menyebabkan sering terjadinya serangan jantung. 60% serangan jantung terjadi pada orang yang sering marah dan sering benci kepada orang lainnya.

Dan penemuan yang lebih menakjubkan, setelah mereka meneliti orang-orang yang sakit jantung. Para ilmuwan di Amerika menemukan bahwa orang-orang yang sakit tersebut merasa ringan sakitnya ketika memaafkan orang yang menyakiti mereka.

Ini penemuan dengan jelas, selaras dengan sunnah Sayyidina Muhammad saw, “la tabaaghadhu, wala tahaasadu, wala tadaabaru, wa kunu ibadallah ikhwanan, wala yahillu li muslimin an yahjura akhaahu, fauqa tsalatsati ayyaamin” janganlah kalian saling membenci, jangan saling memusuhi.

Sang Nabi saw memahami, karena dalam setiap tuntunan beliau itu tersimpan kesejahteraan dan kesehatan di dunia dan juga kebahagiaan di akhirat. Semakin sirna seseorang dari membenci orang lainnya makin ringan semua penyakitnya, semakin jauh dari serangan jantung.

Demikian hebat sunnah Muhammad Rasulullah Saw. Orang yang paling pemaaf, ialah Sayyidina Muhammad Saw. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page