Meminta Maaf Untuk Sahabat

Sayyidina Abi Bakr As Shiddiq RA orang yang sangat mencintai keluarga Rasulullah saw, dan sayyidina Ali bin Abi Thalib Kw serta semua keluarga Rasul SAW dan para sahabat semuanya sangat mencintai Sayyidina Abi Bakr As Shiddiq RA. Mereka akrab dalam bergaul dan bercanda.

Diriwayatkan dalam Shahih Al Bukhari, ketika Sayyidina Abi Bakr As Shiddiq datang dengan wajah yang tidak cerah, wajah yang sedih maka Rasul SAW berkata, “Sahabat kalian ini sedang dalam kesedihan, apa yang membuatmu sedih wahai Abu Bakr?”

Maka sayyidina Abi Bakr menjawab, “Aku sedikit berselisih faham dengan Umar Ibn Khattab, lalu aku datang ke rumahnya untuk memohon maaf, tapi Umar tidak membukakan pintu untuk ku dibiarkan saja di depan pintu.”

Maka merah padamlah wajah sayyidina Muhammad saw mendengar ucapan Sayyidina Abi Bakr As Shiddiq.

Dan tidak lama kemudian sayyidina Umar Ibn Khattab datang. Rasulullah saw tanpa langsung menegur sayyidina Umar, beliau hanya berkata, “Demi Allah, ketika semua orang mendustakan aku, ketika kalian semua mengatakan aku pendusta, Abu Bakr sudah membenarkan ajaranku dan ketika semua orang mendustakan aku, Abu Bakr As Shiddiq juga yang menolongku.”

Maka Sayyidina Abu Bakr berlutut dan menangis di kaki Rasulullah memohon maaf agar Umar ibn Khattab dimaafkan oleh Rasul SAW.

Maka Sayyidina Umar baru ditanya oleh Rasul SAW, “Wahai Umar apa yang telah kau perbuat pada sahabatmu, sahabatmu telah meminta maaf kepadamu tetapi kau tidak mau memaafkannya.”

Maka Sayyidina Umar Ibn Khattab berkata, “betul ya Rasulallah, awalnya aku tidak mau memaafkan, tapi setelah ku buka pintu beliau sudah tidak ada, ku menyusul ke rumahnya beliau pun tidak ada, lantas aku ingin mengadu kepada mu bahwa aku mencari Abu Bakr setelah aku tidak mau membukakan pintu untuk Abu Bakr dan ternyata beliau sudah disini.”

Demikian indahnya para sahabat Rasululullah saw Radiyallahu ‘anhum wa ardhahum. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page