Mengusir Diri Dari Hidayah

Di malam Fath Makkah Abu Sofyan buru-buru masuk Islam. Abu Sufyan pimpinan Makkah, datang masuk Islam di malam Fath Makkah karena ketakutan melihat puluhan ribu muslimin yang mau memasuki kota Makkah. Pikirnya kalau tidak buru-buru masuk Islam, habislah aku!, seperti itu kira-kira.

Abu Sufyanpun mendatangi Rasul saw, tapi Abu Sufyan risau bagaimana mau bertemu Rasulullah, karena Rasulullah dikelilingi ratusan kemah para Sahabat, demikian riwayat Sirah Ibn Hisyam.

Maka Abu Sufyan ini ditolong oleh Abbas bin Abdul Mutthalib RA atau salah seorang Sahabat lainnya.

Kemudian kata Sayyidina Abbas RA, “mau apa engkau datang kesini, nggak salah kau kan pimpinan Makkah datang kesini mau apa?”

Abu Sufyan berkata, “aku mau masuk Islam.”

“Kalau kau mau masuk Islam kau datang kepada Rasulullah, naiklah ke kuda Rasulullah.”

“Tapi bagaimana orang-orang yang akan menghalangiku?, mereka pasti akan membunuhku.”

“Tidak akan ada yang menyentuhmu kalau kau di atas kuda Rasulullah SAW, karena mereka tau kau adalah tamu Rasulullah SAW.”

Maka Abu Sufyan naik kuda Rasulullah dan berjalan sampai ke depan kemah Rasulullah SAW.

Para Sahabat melihat Abu Sufyan di atas kuda Rasul SAW, di depan kemah berdiri Sayyidina Umar bin Khattab RA seraya berkata, “Abu Sufyan datang juga! Kau datang sendiri menyerahkan nyawamu, kecuali (tak akan selamat) seperti (mustahilnya) masuknya onta ke lubang jarum tidak bisa lepas dari pedangku sekarang.”

Maka Rasulullah SAW berkata, “lepaskan wahai Umar, lepaskan…”

Maka Sayyidina Umar melepaskannya, “Abu Sufyan! Apa yang kau mau?”

Abu Sufyan berkata, “aku selalu terusir dari hidayah.”

Maka Rasul SAW berkata, “kau yang mengusir dirimu dari hidayah. Hidayah ditawarkan kepada semua hamba Allah.”

Maka Abu Sufyan pun masuk Islam dan kembali ke Makkah. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page