Mimpinya Orang Saleh

Sayyidina Abdullah bin Umar RA ketika ia masih kecil, ia melihat para shahabat ketika mempunyai mimpi-mimpi mereka cerita kepada Rasul SAW, demikian dalam riwayat Shahih Al Bukhari. Sayyidina Abdullah bin Umar RA menyangka kalau aku banyak beribadah pasti aku dapat banyak mimpi, aku pasti orang shaleh kalau dapat mimpi.

Berkata Sayyidina Abdullah bin Umar “Duh, aku juga ingin mimpi yang indah-indah.”

Maka ia pun banyak beribadah, dan dapat mimpi menjadi mulia.

Datang kepada Rasul dan bercerita, “Ya Rasulallah mimpiku seperti ini…”

Maka Rasulullah SAW berkata, “Abdullah tergolong hamba yang shaleh kalau ia bangun malam.” (Shahih Bukhari)

Ternyata bukan masalah mimpi, mimpi tidak mimpi kau termasuk orang yang shaleh kalau seandainya banyak shalat malam. Sejak itu Abdullah bin Umar memperbanyak shalat malamnya hampir sepanjang malam, demikianlah riwayat Shahih Al Bukhari.

Menunjukkan jangan terlalu kita merujuk kepada mimpi, karena yang penting adalah hubungan jiwa dan ruh kita kepada Allah SWT. Seorang hamba Allah itu termasuk dari kelompok orang yang shaleh kalau ia banyak melakukan shalat malam. Semoga Allah SWT menghalalkan dan memberikan kemudahan bagi kita untuk mencapai kemuliaan qiyamul lail. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page