Pernikahan Syarifah dengan Bukan Sayyid

Pernikahan syarifah dengan bukan sayyid, dalam madzhab syafii hukumnya sah. Dengan dua syarat:

  1. Diridhoi walinya
  2. Direstui oleh calon mempelai wanita

Hal ini pernah ditanyakan pada Habib Umar bin Hafidz, beliau menjawab, “aku berpegang pada pendapat madzhab syafii, tujuan nikah adalah hidup baru berpasangan dengan baik, asal lelakinya baik baik dan agamanya baik maka sah.”

Kalau pernikahan sayyid dengan yang bukan syarifah seluruh madzhab mengesahkan. Namun dalam masalah yang sebaliknya ini (syarifah menikah dengan bukan sayyid), maka hanya madzhab syafii yang memberikan syarat seperti diatas.

Sebagaimana kita ketahui, wali sah menikahkan putrinya walau putrinya tidak mau, pernikahannya sah, asal tidak ada permusuhan sebelumnya antara ayah dan putrinya dalam hal lain. Namun khusus untuk hal ini, tidak sah kecuali dengan ridho walinya dan restu atau izin wanitanya. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page