Seratus Tahun yang Akan Datang

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dikatakan oleh sayyidina Abdullah bin Umar bahwa ketika itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengimami shalat isya’ dan itu adalah shalat Rasulullah yang terakhir sebelum wafat, setelah itu Rasulullah tidak lagi mengimami shalat karena terus sakit dan akhirnya wafat.

Setelah Rasulullah shalat maka Rasulullah berdiri dan menoleh kepada jama’ah seraya bersabda: “sungguh seratus tahun yang akan datang tidak ada lagi yang tersisa di muka bumi ini.”

Maksudnya yang hidup di masa itu, 14 abad yang silam ketika Rasulullah mengatakan hal itu Rasulullah sudah melihat usia semua penduduk yang ada di daratan permukaan bumi dan tidak satu pun yang akan hidup lebih dari 100 tahun mulai dari Rasulullah mengucapkan bahwa semua penduduk bumi yang ada pada saat itu akan wafat 100 tahun kemudian.

Dijelaskan oleh Al Imam Ibn Hajar Al Asqalany di dalam kitabnya Fathul Bari bisyarh Shahih Al Bukhari, menukil dari syarah Al Imam An Nawawy bahwa yang dimaksud adalah di masa itu ketika Rasulullah mengucapkan 100 tahun kemudian tidak ada lagi yang tersisa hidup dari yang hidup di saat itu, tapi setelah Rasulullah berucap, dan barangkali ada yang lahir, maka bisa saja usianya melebihi dari 100 tahun, tetapi mereka yang ada di saat nabi berucap , maka mulai dari bayi hingga orang yang paling tua tidak ada yang akan hidup melebihi 100 tahun.

Hadits ini mengandung hikmah yang sangat dalam, diantaranya banyak hal-hal ghaib yang diperlihatkan kepada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bahkan Rasulullah melihat usia seluruh penduduk di daratan permukaan bumi akan berakhir berapa usia mereka. Demikian Allah subhanahu wata’ala singkapkan tabir-tabir rahasia yang tidak diketahui oleh makhluk tetapi diketahui oleh nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Yang kedua adalah kita renungkan bagaimana luasnya pemikiran Rasulullah saw bisa menguasai dan mengetahui seluruh usia penduduk bumi akan berakhir sebelum 100 tahun dari ucapan Rasulullah. Dan salah satu hikmah yang perlu kita renungkan juga, barangkali diantara kita ini juga hanya tersisa satu atau dua orang saja yang akan berusia sampai 100 tahun lagi, dan sisanya mungkin sudah tiada lagi, sebagian besar barangkali sudah dikubur dalam makamnya, semoga kita semua dalam husnul khatimah. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page