Tidak Mau Baca Al Qur’an Saat Puasa

Al Qur’an Al Karim setiap hurufnya adalah rahasia cinta Allah subhanahu wata’ala, sehingga sayyidina Utsman bin Affan berkata:

لَوْ طَهُرَتْ القُلُوْبُ لَمَا شَبِعَتْ مِنْ قِرَاءَة ِالْقُرْآنِ

“Seandainya hati itu suci, niscaya tidak akan pernah kenyang (puas) dengan Al Qur’an.”

Jika hati manusia sedang suci dan bening niscaya dia tidak akan puas membaca Al Qur’an, terus asyik ia membacanya, baik ia mengerti atau tidak mengerti maknanya, ia sudah lancar membacanya atau masih tersendat-sendat dalam membacanya.

Ada diantara mereka yang membacanya masih tersendat-sendat atau masih belajar satu atau dua huruf tetapi ia asyik dalam membaca Al Qur’an. Ada juga yang mengerti maknanya, membaca dengan lancar dan dengan kaidah tajwid tetapi ia malas membacanya. Bahkan ada yang sudah hafal Al Qur’an beserta makna dan tafsirnya tetapi ia malas membacanya, sungguh jauh perbedaan antara orang yang baru belajar membaca Al Qur’an dan orang yang telah lancar membaca dan memahaminya namun malas membacanya.

Al Imam Muhammad bin Hasan Jamalullail Ar adalah salah satu keturunan Al Imam Al Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’alawy, beliau dijuluki Jamalullail karena di malam harinya ia selalu membaca Al Qur’an. Namun beliau di siang harinya tidak mau membaca Al Qur’an di saat bulan Ramadhan atau beliau sedang berpuasa.

Maka Al Imam ditanya, “mengapa di siang hari beliau tidak mau membaca Al Qur’an?”

Beliau menjawab, “jika aku membaca Al Qur’an seakan-akan aku meminum madu maka hilanglah lapar dan hausku, dan aku khawatir tidak akan mendapatkan pahala puasa, karena aku tidak merasa lapar dan haus.”

Karena lezatnya membaca Al Qur’an, maka beliau membaca Al Qur’an di malam hari saja, sehingga ada orang yang menangis tersedu-sedu karena mendengar bacaannya, ada pula seorang dusun yang ketika mendengar beliau membaca Al Qur’an maka ia menari karena asyiknya mendengar bacaan Al Imam Muhammad bin Hasan Jamalullail. Oleh karena itu beliau disebut dengan Jamalullail karena malam-malamnya selalu indah dengan bacaan Al Qur’an Al Karim. {}

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page